22 Juni 2013

Komposisi Makanan yang Baik





  • Enzim adalah biomolekul berupa protein yang berfungsi sebagai katalis (senyawa yang mempercepat proses reaksi tanpa habis bereaksi) dalam suatu reaksi kimia organik.
  • Enzym adalah biokatalisator organik yang dihasilkan organisme hidup di dalam protoplasma, yang terdiri atas protein atau suatu senyawa yang berikatan dengan protein.
  • Sebagian besar enzim bekerja secara khas, yang artinya setiap jenis enzim hanya dapat bekerja pada satu macam senyawa atau reaksi kimia.
  • Enzym bekerja secara spesifik, artinya enzim hanya mempengaruhi substrat tertentu saja.


Berdasarkan poin di atas, dapat kita tarik suatu hipotesis:
Komposisi makanan yang baik dalam sekali makan adalah komposisi makanan yang sederhana. Hal ini didasarkan pada kerja enzim yang spesifik. Jika kita makan makanan dengan komposisi yang terlalu komplek dalam satu porsi makanan, maka enzim tidak akan bekerja optimal. Hal ini akan berpengaruh terhadap berbagai resiko yang akan ditimbulkan dikemudian hari. Misalnya: diabetes (akibat glukosa yang tidak mampu "dikerjai" enzim dengan baik), kolesterol dalam darah yang tinggi (stroke jika di otak, serangan jantung jika di jantung), penyakit komplikasi dan kronis lain yang bisa ditimbulkan. 
Jadi jika ingin hidup sehat, maka :
  1. Pilihlah makanan yang sehat (bersih, higienis, bebas zat kimia).
  2. Porsi sehat dan seimbang (4 sehat 5 sempurna).
  3. Makan dengan cara yang baik dan benar.
  4. Komposisi makanan yang baik, berdasarkan kerja enzim yang spesifik.

Contoh pola makan berdasarkan komposisi makanan yang baik, berdasarkan kerja enzim yang spesifik:

  • Jam 06.00 : roti tawar gandum, air mineral atau susu
  • Jam 07.00 : telur. air putih
  • Jam 09.00 : pisang. air putih
  • Jam 12.00 : nasi, sayur, ayam (sebaiknya direbus, hindari gorengan), air putih
  • Jam 15.00 : buah (1 macam saja)
  • Jam 18.00 : nasi (sedikit). sayur, ayam. air putih (jeda dari makan)
  • Jam 19.00 : susu

Yang perlu diperhatikan:
  • Hindari makan makanan berat lebih dari jam 19.00
  • Perbanyak minum air putih 
  • Pilih lauk satu macam dalam satu hari. Misalkan hari Senin lauk telur (pagi,siang,malam). Hari Selasa lauk ayam (pagi, sore, malam). Hari Rabu lauk daging sapi (pagi, siang, malam). Hari Kamis lauk daging sapi (pagi,siang,malam). Hari Jumat lauk ikan air tawar (pagi,siang,malam). Hari Sabtu lauk ikan laut (pagi,siang malam), dst.
  • Jangan gabungkan ikan laut dengan daging hewan darat dalam satu waktu, misal ikan tuna dimakan bersama dengan daging kambing dalam satu porsi.
  • Jangan minum susu setelah makan ikan laut.
  • Komposisi sayur, sebaiknya sederhana dan minim bumbu yang bermacam-macam / kompleks.







Daftar komposisi nilai gizi bahan makanan berisikan nilai gizi dari beragam pangan yang biasa dikonsumsi masyarakat Indonesia. Daftar ini berguna untuk merencanakan hidangan makanan yang baik dan memenuhi kecukupan zat gizi  serta sebagai penilaian pada konsumsi makanan sehari-hari apakah telah memenuhi kecukupan zat gizi. Daftar komposisi gizi bahan makanan ini ditujukan kepada semua pihak yang bersangkutan dengan makanan atau gizi, seperti: para petugas kesehatan dan gizi, ahli teknologi makanan, pengusaha makanan, pertanian, siswa sekolah dan lain-lainnya.
Berikut ini adalah Daftar Komposisi Bahan Makanan (DKBM) Indonesia yang dihimpun dari berbagai publikasi Departemen Kesehatan RI

  1. DKBM Indonesia
  2. Bahan Pangan Penukar
  3. FAO







Baca Juga:
Cara Makan yang Baik & Benar
http://andimahardika.blogspot.com/2013/06/cara-makan-yang-baik-dan-benar.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar