15 Agustus 2013

Foto Jernih Dan Penuh Warna



Benarkah sebuah foto bisa mewakili jutaan kata? Bisa ya dan bisa tidak terutama jika mengacu pada kalimat yang diucapkan Ansel Adams ini "There is nothing worse than a sharp image of a fuzzy concept". Membuat foto jernih dan penuh warna bukanlah hal sulit untuk dilakukan saat ini namun tidak selamanya foto seperti itu bisa 'bercerita'. Pelajari bahasa garis, warna dan cahaya agar foto bisa bercerita sesuai kemauan Anda.


Ketika travelling misalnya, saat memotret obyek, ketika itu pula sesungguhnya Anda ingin bercerita bahwa obyek itu menarik. Harapannya adalah ketika ada yang melihat foto tersebut Anda tak perlu menjelaskan terlalu banyak mengenai foto tersebut, dan akan lebih bagus lagi jika orang yang melihat langsung paham mengenainya.

Apa dan bagaimana Anda bercerita melalui sebuah foto yang akan menentukan sedikit/banyak orang bertanya mengenai foto tersebut. Gampangnya, jika orang terlalu banyak bertanya mengenai apa yang Anda foto, itu berarti ada yang kurang dalam foto tersebut.

Pada dasarnya setelah menemukan apa yang hendak Anda ceritakan, tugas selanjutnya adalah bagaimana Anda menceritakan hal itu. Dan dalam fotografi itu bisa dilakukan dengan mengatur komposisi; bagaimana Anda menempatkan subyek dalam sebuah frame yang akan dipengaruhi oleh fokus, warna, ketajaman (depth of field), garis, dan lainnya.


Keseimbangan Dinamis

Foto pada dasarnya selalu terkait dengan keseimbangan. Namun tidak seperti ilmu fisika, seimbang dalam fotografi tidak selalu berarti menempatkan subyek di tengah ataupun berukuran sama besar. Untuk menempatkan subyek, ada panduan yang umum digunakan yakni Rule of Thirds yang secara virtual membagi frame menjadi tiga bagian horisontal dan vertikal. Pada kamera Lumix, Anda bisa mengakses Display untuk mengaktifkan Grid. Dengan menempatkan subyek di sepanjang garis atau pertemuan garis Anda akan bisa menciptakan gambar yang berbeda secara estetika dan dinamis.

Memang tidak serta-merta menempatkan subyek sesuai Rule of Thirds akan menghasilkan foto yang dinamis karena ada juga yang dikenal dengan sebutan keseimbangan visual. Ketika Anda berhasil membagi berat visual secara merata maka akan tercipta foto yang seimbang. Tapi apa yang dimaksud dengan 'berat visual'? Makin mudah subyek itu menarik perhatian berarti makin besar berat visualnya. 'Berat' secara visual ini akan sangat dipengaruhi oleh kontras, ukuran, dan warna.


Membagi berat

Bagaimana membagi berat untuk menciptakan komposisi seimbang? Sebelum bisa membagi, berikut ada beberapa hal mempengaruhi berat;

Banyak yang harus dipelajari dalam membuat sebuha foto yang menarik dan bisa bercerita, dan artikel ini hanyalah sebagina kecil darinya. Terpenting adalah kemauan Anda untuk terus mencoba dan rajin-rajinlah bertanya, melihat dan bahkan menilai sebuah foto, karena dari sana Anda akan bisa merasakan kemajuan yang telah dipelajari selama ini. Selamat berkarya.


Sumber:
http://lumixkita.com/forum/forum/expert/foto-klinik/68-foto-jernih-dan-penuh-warna

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar