14 Agustus 2013

Lemah Lembut

Di zaman yang sudah maju seperti ini, masih ada saja warga masyarakat yang "lemah lembut".
Lemah lembut yang kami maksud di sini bukan makna yang sebenarnya atau denotasi, yakni orang baik yang ramah. Namun malah mengarah ke makna konotasi negatif, daripada konotasi positif.
Orang "lemah lembut" yang dimaksud adalah : LEMAH iman dan takwa, hingga meminta bantuan bangsa leLEMBUT atau makhluk halus, yaitu jin.

Apakah bangsa jin itu ada?
Kalau kita sebagai orang beriman, kita disuruh beriman kepada sesuatu yang gaib dan kitab suci. Di Agama Islam kitab sucinya adalah Al Qur'an yang di dalamnya ada surat mengenai jin yaitu Surat Al-Jinn. Kita disuruh beriman kepada yang gaib yaitu Tuhan, malaikat, alam akhirat (ada yang menyebut alam akhirat itu alam gaib, ada yang menyebut alam akhirat itu alam nyata yang letaknya di salah satu sudut jagad raya entah itu masih di galaksi Bima Sakti atau Milky Way atau ada di galaxy lain.), bangsa gaib ciptaan Tuhan yang lain termasuk jin.
Kita dianjurkan beriman kepada keberadaan makhluk ciptaan Tuhan yang gaib (malaikat dan jin), bukan mengimaninya atau bertakwa kepada ciptaan Tuhan itu yaitu menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya atau bahkan menyembah makhluk ciptaanNya.

Lalu bagaimana hukum meminta bantuan kepada jin?
Banyak ulama yang melarang meminta bantuan kepada jin, jadi hukumnya adalah haram.

Mengapa dilarang meminta bantuan jin?
Karena banyak jin yang berkedok atau berdalih ingin membantu, tapi pada dasarnya adalah ingin menyesatkan kita.
Contohnya pada kasus pesugihan, dalam kasus ini hati-hati dengan para dukun yang berkedok ustad atau ulama. Ciri dukun adalah memakai mantra (bahasa yang tidak kita mengerti artinya) dan ritual lain seperti mandi dengan bunga 7 rupa, memakai sesaji, membawa ayam, dll. Ciri ulama hanyalah mengajak kita berdoa bersama kepada Allah, tanpa embel-embel syarat dan ritual lain, karena sebenarnya Allah sangat dekat.
Menyesatkan yang dimaksud adalah mulai dari cara mendapatkannya yang meminta kepada jin, yang berarti meminta selain kepada Tuhan, yang berarti syirik, dan sirik merupakan dosa paling besar yang tidak terampuni selain taubat nasuha.
Setelah kita mendapatkan yang kita minta kita akan digiring sedikit demi sedikit untuk melalaikan ajaran Tuhan. Salah satu faktor yang melalaikan atau membuat kufur adalah materi dunia.

Kembali ke lemah lembut. Di dunia ini masih banyak sekali masyarakat yang memanfaatkan jin dengan bantuan dukun atau paranormal.
Ingin kaya misalnya bisa dengan ritual pesugihan, memelihara tuyul,  babi ngepet, penglaris, penglarisan, pelaris. Ingin dapat jodoh dengan ajian pelet. Balas dendam dengan santet, tenung, teluh, voo doo, dll.
Cara cara tersebut di atas adalah cara bagi orang yang pengecut (beraninya lewat belakang dan memakai jalur sesat), dan termasuk dosa besar syirik karena mempersekutukan Tuhan dengan ciptaanNya serta meminta kepada selain Tuhan.

Sebagai generasi yang mengerti agama dan bertakwa kepada Tuhan, seharusnya kita tinggalkan perilaku "lemah lembut" dalam tanda kutip, yaitu 'lemah' iman dan takwa sehingga meminta bantuan le'lembut' atau makhluk halus.

Glossary:
Jin: Makhluk ciptaan Tuhan yang berasal dari api, yang hidup di alam gaib.
Setan: Sifat buruk dan mengajak ke keburukan atau kemunkaran atau kekufuran. Setan bisa dari golongan jin maupun manusia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar