06 Oktober 2013

Faktor-faktor yang Bisa Dianalisa Jika Notebook Mengalami Kerusakan

Keunggulan notebook sebagai perangkat teknologi yang selalu bisa diandalkan menyelesaikan tugas/pekerjaan dimanapun dan kapan pun, membuat perannya semakin besar dalam kehidupan kita saat ini. Maka tak perlu heran jika spAcer jadi gelisah saat notebook kesayangan rusak, entah itu disebabkan oleh faktor dari dalam ataupun dari luar notebook itu sendiri.

spAcer tentu mengetahui bagaimana komputer jinjing yang satu ini harganya semakin murah dan membuat desktop PC semakin tersingkirkan. Ditambah lagi saat ini notebook hadir dalam dimensi yang tipis dan ringan, tapi tetap membawa performa mumpuni untuk diajak bekerja berat sekalipun.


Nah, saking pentingnya notebook sebagai teman bagi seseorang dalam menyimpan data atau menaklukkan pekerjaan, membuat “senjata” kita ini harus dirawat dengan baik. Ada baiknya bila spAcer juga bisa menganalisa faktor-faktor yang bisa dijadikan indikasi bahwa notebook kesayangan sedang mengalami masalah. Sehingga, tindakan atau langkah tepat bisa dilakukan agar kerusakan notebook tidak semakin parah.

Biasanya ada beberapa ciri-ciri kerusakan notebook yang bisa spAcer jumpai, antara lain:


  • Power Failure (mati). Jika notebook spAcer tiba-tiba mati, komponen yang harus pertama di cek adalah battery notebook. Tidak perlu panik, karena notebook yang tiba-tiba mati bisa jadi karena baterai habis total. Lakukan recharge pada notebook setidaknya setengah jam lalu coba nyalakan kembali. Faktor lain penyebab notebook mati juga bisa dikarenakan adaptor yang kinerjanya sudah menurun. Selain itu, motherboard pada laptop mati total juga bisa membuat notebook juga mati total.
  • Lampu power menyala tapi LCD tidak menampilkan gambar. Jika spAcer pernah mengalami hal seperti ini, coba cek dengan memasang monitor eksternal pada port VGA notebook. Hidupkan notebook, jika masih mati, itu bisa disebabkan karena VGA sudah rusak atau bisa juga disebabkan Prosessor, mainboard, atau RAM yang kotor atau rusak. Tapi jika pada monitor eksternal dapat menampilkan gambar, itu artinya LCD pada notebook yang mengalami gangguan. Masalah bisa terdapat pada inverter LCD, kabel fleksibel LCD, dan sebagainya.
  • Overheating. Satu permasalahan umum pada notebook adalah terjadinya overheat atau panas berlebih pada notebook. Hal ini wajar sebenarnya, karena di dalam casing notebook itu sendiri sudah penuh dengan banyak komponen dan hampir tidak menyediakan ruang kosong. Biasanya hal ini terjadi akibat tersumbatnya saluran pembuangan panas pada heatsink tertutup debu. Oleh sebab itu, ada baiknya notebook memiliki jadwal pembersihan secara berkala yang mungkin bisa dilakukan di service center terdekat.
  • Kerusakan pada charger notebook. Biasanya gejalanya adalah ketika notebook spAcer tidak mau di charge, lampu indikator power tidak menyala, notebook di charge dalam posisi hidup tapi justru malah mati, dan layar tidak stabil.
  • Bawa notebook ke service center terdekat. Satu hal yang disarankan jika spAcer mengalami beberapa masalah di atas, sebaiknya segera langsung mengunjungi service center terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Jangan gegabah mengambil tindakan sendiri, terlebih jika spAcer kurang paham akan hal tersebut.


Nah, sudah paham kan gejala-gejala yang biasa muncul jika notebook kesayangan rusak? Ingat-ingat dan lakukan tindakan yang tepat ya!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar