02 Desember 2013

Pola Hidup Sehat

klikdokter.com

10 Petunjuk Pola Hidup Sehat

Oleh: dr. Sophia B. Hage

KLIKDOKTER.COM - Gaya hidup saat ini , khususnya di kota-kota besar, sangatlah padat dan akhirnya kita jarang sekali memiliki waktu untuk merawat diri kita sendiri. Oleh sebab itu, saat ini di Indonesia terjadi peningkatan jumlah penyakit tidak menular, yaitu penyakit yang timbul akibat gaya hidup yang tidak sehat, seperti kencing manis/diabetes, penyakit jantung koroner, dan stroke. Untuk mencegah terjadinya penyakit-penyakit tersebut di atas, Prof. Dr. dr. Askandar Tjokroprawiro, SpPD, K-EMD memberikan pedoman yang ia sebut sebagai “Sepuluh Petunjuk Pola Hidup Sehat”.


Beliau menyingkat pedoman ini menjadi GULOH SISAR dengan harapan mudah diingat oleh setiap orang. GULOH SISAR ini mencakup:

Gula: kurangi konsumsi gula dalam asupan sehari-hari, khusus bagi penderita kencing manis pantangi gula.

Urat: untuk mengontrol kadar asam urat, batasilah asupan jeroan, alkohol, ikan sarden, burung dara, unggas lainnya, kaldu, emping dan tape.

Lemak : untuk mengontrol asupan lemak, batasilah telur, keju, kepiting, udang, kerang, cumi, susu dan santan.

Obesitas: hindarilah terjadinya peningkatan berat badan berlebih, usahakan berat badan ada di kadar ideal dan jangan sampai terjadi obesitas (Indeks Massa Tubuh >25). Indeks Massa Tubuh dapat dihitung dengan rumus berat badan dibagi tinggi badan dalam meter yang dikuadratkan (kg/m2). Lingkar pinggang juga sebaiknya dijaga supaya risiko penyakit metabolik tidak menigkat. Untuk perempuan sebaiknya di bawah 80 cm, sedangkan untuk laki-lai di bawah 90 cm.

Hipertensi: kontrol tekanan darah, hindari terjadinya tekanan darah tinggi, dan bagi penderita tekanan darah tinggi batasilah asupan garam, ikan asin, dan asinan.

Rokok: hindarilah paparan terhadap asap rokok dan apabila Anda perokok, segera stop merokok.

Inaktivitas: hindari terjadinya inaktivitas, rutinkan olahraga setiap hari. Usahakan setiap hari jalan kaki minimal 3 km.

Stres: kontrol kadar stres Anda. Usahakan tidur minimal 6 jam sehari.

Alkohol: hindari minum alkohol.

Regular Check Up: biasakan kontrol fungsi tubuh secara teratur dengan melakukan cek kesehatan dan konsultasi tenaga kesehatan secara rutin, terutama apabila Anda suadah berumur di atas 40 tahun. Biasakan kontrol kesehatan setiap 12 bulan sekali.



Selain sepuluh pedoman di atas, beliau juga menganjurkan meningkatkan asupan yang kaya antioksidan sehingga dapat memerangi efek radikal bebas dalam tubuh. Jenis makanan tersebut di antaranya, adalah:
  • Buncis. Jangan lagi singkirkan warna hijau dari piring Anda, dan mulai konsumsilah buncis.
  • Bawang putih. Bumbu masakan yang baunya khas ini sangat berguna bagi kesehatan dan juga dapat meningkatkan imunitas tubuh.
  • Teh hijau. Minuman yang populer di negeri Sakura ini memiliki kadar antioksidan yang tinggi dan paling baik dikonsumsi tanpa gula tentunya.
  • Merica. Selain mengandung antioksidan yang tinggi, merica juga mengandung mineral tinggi seperti zat besi.
  • Tomat. Dengan kandungan vitamin C dan vitamin A yang tinggi, tomat menjadi salah satu pilihan makanan paling sehat.
  • Kacang-kacangan. Kita dianjurkan mengkonsumsi kacang-kacangan sebanyak 1 mangkok per hari. Akan tetapi, hindarilah kacang-kacangan yang digoreng dan pilihlah kacang yang dipanggang atau direbus.
  • Wortel. Meskipun tidak terbukti mengurangi mata minus, akan tetapi mengkonsumsi vitamin A tinggi yang terdapat pada wortel akan membantu menjaga kesehatan kita.
  • Pepaya. Buah ini merupakan sumber serat dan nutrisi yang baik, yaitu vitamin A, vitamin C dan folat.
  • Jeruk. Sebagai sumber vitamin C tinggi, jeruk sebaiknya menjadi bagian dari asupan makanan kita sehari-hari.
  • Kurma. Buah ini terkenal saat bulan Ramadhan, tetapi sebenarnya juga baik dikonsumsi sehari-hari.
  • Apel. Buah yang tinggi vitamin A ini sebenarnya paling baik dikonsumsi dengan kulitnya.
  • Brokoli. Sayuran hijau ini selain tinggi anti oksidan juga tinggi kadar kalsiumnya.
  • Kubis. Sayuran ini merupakan sumber serat yang tinggi dan juga tinggi beta karoten.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar